Tips Aman Belanja Online

Saat ini belanja online sudah menjadi hal yang sangat lazim, dengan nilai transaksi yang semakin luar biasa besar, karena memang belanja online memberikan beberapa keuntungan:

  • Praktis:
    hanya dengan klik-klik pada gadget, anda sudah bisa membeli produk yang anda inginkan, tanpa harus repot kena macet, nawar harga, keliling sana-sini cari toko atau counter, belum boros bensin, susah cari parkir dan resiko kecopetan atau kecelakaan di jalan. Anda juga bisa belanja di toko online yang berada di kota lain, bahkan di negara lain, untuk mendapatkan produk yang tidak dijual di kota anda.
  • Hemat:
    sebelum belanja, anda bisa bandingkan harga online di beberapa seller. Harga online seringkali lebih murah daripada di toko, karena seller tidak perlu menyewa toko, dll sehingga biaya overhead keseluruhan lebih rendah.
  • Mudah:
    saat ini hampir semua HP sudah dilengkapi dengan browser yang bisa digunakan untuk berbelanja online. Beberapa seller bahkan melayani penjualan hanya dengan SMS.

Tunggu dulu, apakah anda pernah mendengar hal-hal di bawah ini terjadi?

  • Sudah transfer, namun barang tidak dikirim, seller (penjual) tidak bisa dihubungi lagi
  • Barang dikirim dan diterima, namun dalam kondisi tidak seperti yang dijanjikan
  • Mengisi data kartu kredit, lalu muncul transaksi yang aneh dalam tagihan anda

Kasus-kasus di atas semakin banyak terjadi, sejalan dengan makin banyaknya seller online saat ini, Anda sebagai buyer (konsumen) harus makin berhati-hati.

Lalu, bagaimana agar anda dapat belanja online dengan mudah, cepat, namun tetap aman dan nyaman? Baca dulu tips mudah di bawah ini:

  1. Kenali reputasi toko online atau seller:
    gunakan google, facebook, twitter dan forum-forum online untuk mencari tahu apakah toko online / seller memiliki reputasi yang bagus, dikenal dengan baik secara di dunia maya maupun di komunitas nyata. Semakin banyak informasi mengenai toko online atau seller, semakin kecil kemungkinan anda ditipu. Jika anda hanya mendapatkan sedikit sumber informasi atau isi informasi yang serupa/ mirip/ copy paste, sebaiknya anda waspada, karena mungkin seller tersebut mereka-reka informasi bagus untuk dirinya sendiri, atau seller yang hanya menginginkan transaksi lepas tanpa layanan service purna jual.
    Mintalah rekomendasi kepada teman, kenalan, atau komunitas anda, apakah toko online tersebut dapat dipercaya atau tidak. Pengetahuan, data dan informasi jauh lebih bermanfaat daripada semata-mata mengandalkan insting atau naluri anda.
    Hindari semua website yang anda ketahui via EMAIL atau SMS yang tidak anda ketahui/ kenal asal pengirimnya.
  2. Hubungi toko online/ seller dan tanyakan alamat asli
    Anda perlu bersikap seakan-akan anda benar-benar hendak mengunjungi alamat toko online. Penjual yang hendak menipu biasanya akan memberi jawaban yang tidak jelas, berputar-putar dan tampak sangat berusaha meyakinkan anda untuk tidak bertemu muka di alamat toko online. Toko online/ seller yang berniat menipu selanjutkan akan mengabaikan anda jika dia merasa gagal untuk meyakinkan anda.
  3. Hubungi seller sebelum transaksi dan tanyakan banyak hal yang terperinci mengenai produk yang dijual  penting!
    Komunikasi dengan seller itu sangat penting, cek sebagus apa respon seller terhadap pertanyaan calon pelanggan. Jika seller sulit dihubungi, walaupun bukan indikasi penipuan, hal ini akan menyulitkan anda di masa mendatang ketika komplain terhadap barang yang sudah dibeli.
    Jauh lebih baik membeli pada penjual yang memiliki pengetahuan tentang produk, daripada membeli kepada penjual yang sedikit tahu mengenai barang yang dijualnya. Penipu biasanya tidak peduli dengan detail barang yang akan 'dijual', karena memang tidak ada.
    Mintalah informasi garansi produk, jangan hanya melihat harga murah, tetapi tidak ada layanan dukungan service di kemudian hari. Jika produk bergaransi resmi, pastikan ada kartu garansi distributor.
  4. Cek harga pasar yang wajar:
    Pada umumnya, pembeli yang mentransfer dan tidak mendapatkan barang adalah pembeli yang cepat tergiur dengan harga sangat murah, misalnya blackberry dengan harga pasar 4 juta, lalu ditawarkan dijual 2.5 juta - hal yang sebenarnya tidak masuk akal - namun karena hasrat ingin memiliki dan takut kehabisan, maka kejanggalan ini tidak diperhatikan.
  5. Gunakan PAYPAL (www.paypal.com) untuk belanja menggunakan kartu kredit:
    Toko online atau seller tidak akan mendapatkan data rahasia (nomor kartu kredit baik di depan maupun di belakang kartu, alamat penagihan kartu) jika anda membayar melalui paypal. Paypal juga memberikan perlindungan bagi pembeli atas penipuan (fraud) yang mungkin dilakukan seller, sehingga anda tidak perlu kehilangan uang anda. Maka sebisa mungkin mintalah account paypal toko online/ seller jika anda harus membayar melalui kartu kredit.
  6. Gunakan fasilitas rekening bersama:
    Ada beberapa jasa rekening bersama (REKBER), yang berperan sebagai pihak ketiga yang menerima pembayaran dari buyer, lalu seller mengirim pesanan ke buyer, setelah diterima, REKBER akan mengirimkan uang ke seller, tentu saja dengan fee tertentu. Tidak semua seller bersedia menerima pembayaran REKBER, terutama seller online yang sudah memiliki reputasi bagus.
    Waspadalah jika anda menemui seller yang tidak memiliki reputasi, tidak dikenal luas,namun tetap menolak menerima REKBER atau COD (cash on delivery) dengan alasan apapun.
  7. Untuk menghindari kiriman tidak sampai/ terlambat, atau diterima orang lain yang tidak berhak:
    Gunakan alamat penerima dimana selalu ada orang yang siap menerima, jika rumah anda sering kosong, pakailah alamat kantor/ perusahaan dimana anda bekerja dan sertakan nomor telepon/ HP yg selalu bisa dihubungi pada alamat penerima paket.

Demikian tujuh tips sederhana untuk dapat berbelanja dengan aman dan nyaman, khususnya jika berbelanja online di Indonesia.

Selamat berbelanja online dengan mudah, aman dan nyaman di www.tokoradio.com

Aditya Wardana
Anggota RAPI: JZ09IYY
Anggota ORARI: YD0PSY

Copyright © 2012 by Aditya Wardana