Instalasi Awal:
 
Battery yang disertakan sudah dicharge oleh pabrikan, namun mungkin dalam kondisi tidak penuh/ kosong, disarankan agar men-charge hingga penuh (indikator LED charger hijau) dengan maksimum waktu charge 4 jam agar battery anda terhindar dari overcharge dan lebih awet.
 
Pasanglah selalu antena terlebih dahulu sebelum memasang battery, untuk menghindari transmit tanpa antena karena tombol PTT tidak sengaja tertekan, yang dapat merusak transistor pemancar pada HT anda.
 
Pada HT anda mungkin sudah ada frekwensi yang disimpan di channel memory oleh pihak pabrikan, anda dapat mereset atau menghapus memory pada channel yang telah terisi tersebut kemudian.
 
Saran: Gunakan kabel data (K-Plug /Kenwood compatible) dan software UV-66 untuk setting frekwensi dengan lebih cepat dan praktis, dan memberi nama channel (maks 5 karakter nama). Software untuk Baofeng UV66 dapat didownload gratis di sini
 
 
 
Mode Channel Memory dan Mode VFO Frekwensi
 
Sesaat setelah dinyalakan, HT mungkin berada di mode channel (ditandai dengan adanya nomor channel kecil 0-127 di bagian kanan layar) atau mode frekwensi VFO dimana anda dapat dengan bebas memilih frekwensi dengan menekan tombol angka di keypad.
 
Cara untuk berpindah mode memory channel ke VFO, atau sebaliknya, matikan HT anda, lalu tekan dan tahan tombol  [MENU] , lalu nyalakan HT anda.
 
Pada mode Channel Memory, anda dapat berpindah channel dengan menekan tombol panah atas dan bawah.
 
Pada mode VFO Frekwensi, anda dapat menekan tombol angka keypad untuk memasukkan frekwensi yang diinginkan. Perhatian: anda mungkin harus mengganti nilai STEP pada menu untuk dapat memasukkan frekwensi tertentu.
 
 

Menyimpan Frekwensi ke Memory Channel

Perhatian: HT ini memiliki 128 memory channel dengan nomor channel 0 hingga 127. Jika suatu channel telah terisi, maka tidak dapat ditimpa, channel tersebut harus dihapus terlebih dahulu melalui menu 28: DEL-CH (tekan  MENU , tekan tombol 2 dan tombol 8 hingga di layar muncul DEL-CH).

Contoh: Menyimpan frekwensi 144.500 di channel 126

  1. Pastikan anda berada di mode VFO (mode frekwensi)
  2. Pilih display A aktif (tekan tombol  EXIT/AB  untuk berpindah antara display A dan B ditandai dengan segitiga kecil di sebelah kiri baris display yang aktif).
  3. Masukkan frekwensi: Tekan tombol keypad untuk frekwensi yang kan disimpan, misalnya 144500. Jika anda tidak bisa memasukkan frekwensi, kemungkinan besar anda melewatkan langkah nomor 1 dan sedang berada di mode channel memory.
  4. Simpan ke memory: Tekan tombol  MENU , tekan 27 sehingga di layar muncul MEM-CH, lalu tekan  MENU  (terdengar respon suara: memory channel), lalu tekan 126 (ini adalah nomor channel), lalu tekan tombol  MENU  (terdengar respon suara: receiving memory) lalu tekan tombol  EXIT .
  5. Proses menyimpan frekwensi 144.500 di channel 126 selesai. Silakan berpindah ke mode Memory / Channel untuk menggunakannya.

 

Menyimpan Frekwensi Repeater ke Memory Channel

Perhatian: HT ini memiliki 128 memory channel dengan nomor channel 0 hingga 127. Jika suatu channel telah terisi, maka tidak dapat ditimpa, channel tersebut harus dihapus terlebih dahulu melalui menu 28: DEL-CH (tekan  MENU , tekan tombol 28 hingga di layar muncul DEL-CH).

Contoh: Menyimpan frekwensi repeater, frekwensi output repeater di 147.500 dan frekwensi input di 146.200 dengan tone 131.8 di channel 120.

  1. Pastikan anda berada di mode VFO (mode frekwensi)
  2. Pilih display A aktif (tekan tombol  EXIT/AB  untuk berpindah antara display A dan B ditandai dengan segitiga kecil di sebelah kiri baris display yang aktif).
  3. Masukkan frekwensi output repeater: Tekan tombol keypad untuk frekwensi yang kan disimpan, yaitu 147500. Jika anda tidak bisa memasukkan frekwensi, kemungkinan besar anda melewatkan langkah nomor 1 dan sedang berada di mode channel memory.
  4. Simpan ke memory: Tekan tombol  MENU , tekan 27 sehingga di layar muncul MEM-CH, lalu tekan  MENU  (terdengar respon suara: memory channel), lalu tekan 120 (ini adalah nomor channel), lalu tekan tombol  MENU  (terdengar respon suara: receiving memory) lalu tekan tombol  EXIT .
  5. Proses pertama menyimpan frekwensi output repeater 147.500 di channel 120 selesai. Selanjutnya, kita akan menyimpan frekwensi input repeater.
  6. Masukkan frekwensi input repeater: Tekan tombol keypad untuk frekwensi input repeater yang akan disimpan, yaitu 146200
  7. Set tone/ PL 131.8: Tekan  MENU  tekan 13, tekan  MENU  tekan 1318 tekan  MENU  tekan  EXIT 
  8. Set TDR ke OFF:  Tekan  MENU  tekan 7, tekan  MENU  pilih OFF tekan  MENU  tekan  EXIT 
  9. Simpan ke memory: Tekan tombol  MENU , tekan 27 sehingga di layar muncul MEM-CH, lalu tekan  MENU  (terdengar respon suara: memory channel), lalu tekan 120 (ini adalah nomor channel), lalu tekan tombol  MENU  (terdengar respon suara: transmiting memory) lalu tekan tombol  EXIT .
  10. Proses menyimpan frekwensi repeater di channel 120 telah selesai. Silakan berpindah ke mode Memory / Channel untuk menggunakannya.
Tidak semua repeater menggunakan Tone CTCSS / DCS. Tanyakan ke owner/ administrator repeater mengenai informasi frekwensi output repeater, SHIFT, OFFSET dan TONE.
 
 
 
Prosedur RESET
 
Langkah RESET akan menghapus semua memory channel dan manual setting lainnya, dan mengembalikan ke setting awal (factory setting):
 
Tekan tombol [MENU]
Masuk ke menu nomor 41 (RESET)
Tekan tombol [MENU] sekali lagi, lalu gunakan tombol panah atas bawah untuk pilih RESET ALL
 
 
Copyright © 2014 by Aditya Wardana